Postingan

DIMENSI KATA

Politik Uang Dalam Pesta Demokrasi "PILKADA 2024"

Gambar
 Politik Uang Dalam Pesta Demokrasi "PILKADA 2024" Pesta Demokrasi adalah algomerasi masyarakat dalam menentukan pilihannya terhadap calon pemimpin baik legislatif maupun eksekutif selama lima tahun kedepan.  Dalam hal ini pilkada adalah jalan untuk menentukan pemimpin terbaik di daerah selama lima tahun kedepan. Perlu kita ketahui, bahwa pemimpin di daerah adalah titik central terhadap pembanguan dan juga kesejahtraan terhadap masyarakat, pemimpin di daerah memiliki peran yang sangat penting terhadap perkembangan dan kemajuan. Namun dalam hal ini masih banyak penyimpangan - penyimpangan yang terjadi dialam setiap gelaran pesta demokrasi, yang kemudian diadopsi dan dianggap lumrah bagi sebagian masyarakat. Money politic (Politik Uang), atau masyarakat sering menyebutnya sebagai "serangan fajar" adalah salah satu tindakan menyimpang dalam penyelenggaraan pesta demokrasi. Dimana terjadi transaki antara pelaku politik dan juga pemilih untuk mendapatkan banyak suara den...

DETIK SANDYKALA

Jauh di tempat kaki mu berdiri, aku memandangmu di batas cakrawala, kau tak tampak seperti perempuan yang ku kenal sebelumnya, kau sunyi yang tak kunjung bunyi. Kau warna yang tak lagi memandangku sebagai cahaya. Aku bukan lagi sandykala yang selalu ada di setiap denyut nadimu bukan pula amerta yang selalu abadi untuk selamanya. Mungkin aku hanya pengisi kekosongan saja, pereda luka disaat hatimu mulai terluka. Aku yang telah siap membawa cinta kita pada nirmala sekali lagi harus diam dan bungkam. Pada akhirnya, langkahmu semakin jauh. Kau memilih pergi disaat aku telah memilihmu sebagai satu satunya yang ada di hati. Lalu aku hanya bisa menemukanmu pada renjanaku. Memeluk semua rindu sendiri tanpa perlu kau sapa kembali. Sebab hilangmu adalah deritaku yang membuatmu bahagia. oleh : ilarobbi Desember kelabu

POLITIK DINASTI YANG DI SETING MELALUI MEKANISME DEMOKRASI

Gambar
POLTIK DINASTI YANG DI SETING MELALUI SISTEM DEMOKRASI Oleh : Ila Robi Politik dinasti adalah sistem dimana kekuasaan di pegang oleh satu golongan keluarga. Tidak bisa di pungkiri bahwa saat ini kita sedang mengalami situasi politik dinasti baik di skala nasional maupun daerah. Bahayanya, politik dinasti ini bisa memonopoli segala sektor, baik itu sektor politik maupun ekonomi. Bisa kita lihat bagaimana pengusa saat ini sedang menyiapkan putra putranya untuk melanjutkan estafet kepemimpinanya.  Berdasarkan hasil putusan Mahkamah Kontitisi terkait batas usia pencalonan presiden dan wakil presin RI yang mana sebelumnya minimal berusia 40 tahun berubah menjadi 40 atau pernah menjabat sebagai kepala daerah, jelas disini ada yang di untungkan yaitu putra mahkota kekuasaan saat ini, Lalu bagaimana jika usulan ini di ajukan di MK untuk mengusung Orang yang berada di luar kekuasan/oposisi pemerintahan? Mahkamah Kontitusi sendiri adalah lembaga yudikatif yang mana sifatnya harus in...

Pertikaian Batin

"Kukira hadirmu untuku menjadikan kita saling tanpa berpaling, ternyata hatimu ada hanya kekosongan saja, perasaanmu berada  di antara ketinggian yang hanya menjadikan ketidak mungkinan" Masih ku rangkah telinga ini untuk sekedar mendengar suaramu, keluh kesah yang selalu terucap di bibirmu tatkala gelisah menyerang di batinmu. Masih kugenggam ponsel ini untuk sekedar membalas pesanmu setiap waktu. Pesan yang selalu menjadi notifikasi terpaporit di linimasaku. Kalimat sederhana yang kutanya bagaimna namun kau jawab "ENTAH" sesederhana itu bukan? Sesederhana perasaanmu padaku seperti halnya centang satu yg tak kunjung membiru. Lalu aku menyukaimu lewat delusi yang ku bangun sendiri. Merencanakan setiap hal indah di setiap waktu yang kita lewati, kemudian aku membawamu ke batas cakrawala, menikmati keindahan lembayung yang merona seperti pipimu itu, lalu memetik dedaunan senja untuk sekedar kuselipkan di telingamu.  Kita terus saling menggengam, kita saling merangkul ...

Sabda Tumbuhan Kepada Langit

Gambar
Oleh : Ila Robi Sabda Tumbuhan Kepada Langit Saat pagi menghembuskan nafas pertama di kaki langit, tumbuhan menari di antara gerak tunas yang  meninggi, mentari enggan mendung, ia tersenyum menghindari tangis awan yang menjatuhkan hujan menghadirkan badai. Hujan yang merindukan tanah, tanah yang melahirkan kesuburan dari gersang yang terbakar. Badai yang membenci kerakusan, keserakahan, atas apa yang telah ia beri dan yang ia ambil. Yang ia beri hanya gas emisi menuju langit, yang ia beri sampah yang memenuhi lautan. Yang telah ia ambil tubuhku, tempatku, jiwaku. Tenpatku menjadi tembok, tubuhku tak ia ganti, jiwaku tak bisa memberi lebih atas nafas yang akan ia hirup. Aku mati dia pun mati.

Memaknai nilai kesundaan sebagai ajaran Luhur

Gambar
  Oleh : Ila Robi Memaknai nilai kesundaan sebagai ajaran Luhur Berbicara mengenai "Sunda" bukan hanya soal suku, letak wilayah dan budaya. Tetapi sebuah ajaran bagaimana memaknai hidup dalam bersosial, maupun agama dengan memegang teguh nilai-nilai luhur sebagai patokan dalam hidup. Nilai-nilai ini terkandung di dalam sebuah ajaran yang di sebut dengan tri tangtu sunda di buana, yaitu sebuah ketentuan-ketentuan yang telah di tetapkan dan harus di jalankan bagi bangsa sunda, tiga ketentuan itu terdiri dari (Rama, Resi, Ratu). Tiga ketentuan ini pula saling berkesinambungan satu sama lain sehingga akan menjadi satu kesatuan. Misalnya saja dalam diri seorang manusia ada yang namnyanya raga, ingsuna (tuhan yang memberikan ruh) dan rasa. Sehingga rasa, raga dan ingsuna akan menjadi kesatuan untuk berpegang teguh pada jalan hidup yang telah di tetapkan. Ataupun nilai tri tangtu di dalam tatanan kenegaraan yaitu : keramaan, karesian dan karatuan. Keramaan bisa di sebut nilai yang ...

Indahmu Adalah Sajak Tiada Matinya

Gambar
  Oleh : Ila Robi Aku rasa cantikmu bukan sekedar dikepalaku, melainkan di seluruh jari jemari yang melukiskan keindahanmu, lekuk tubuhmu adalah kalimat yang tersusun indah dalam sajak yang mengaliri pikiranku, disana telah bermuara setiap kata dan rima yang menyatu dalam alirannya. Senyummu adalah kehidupan tempat setiap puisiku lahir dari beberapa kata yang kurangkai atas indahmu, sudah kupastikan setiap bait dari sajak-sajakku adalah kalimat yang lahir dari setiap keindahmu.  Sampai kapanpun itu, bila senyummu terus berpijar, bunga-bunga selalu bermekaran di pikiranku. Bola matamu adalah cahaya yang gemerlap, menerangi setiap pekat dari sunyi yang melekat. Bulu matamu menjelma ilalang yang tumbuh subur di ingatan, setiap kedipanya ia selalu menari mengikuti irama syahdu yang kau bisikan.  Tubuhmu adalah puisi yang selalu aku tuliskan baik dalam catatan maupun ingatan. bahkan saat dialog bersama tuhan, dirimu masih menjadi kata yang tak pernah lupa aku sampa...