Sabda Tumbuhan Kepada Langit

Oleh : Ila Robi
Sabda Tumbuhan Kepada Langit
Saat pagi menghembuskan nafas pertama di kaki langit, tumbuhan menari di antara gerak tunas yang 
meninggi, mentari enggan mendung, ia tersenyum menghindari tangis awan yang menjatuhkan hujan menghadirkan badai.
Hujan yang merindukan tanah, tanah yang melahirkan kesuburan dari gersang yang terbakar.
Badai yang membenci kerakusan, keserakahan, atas apa yang telah ia beri dan yang ia ambil. Yang ia beri hanya gas emisi menuju langit, yang ia beri sampah yang memenuhi lautan. Yang telah ia ambil tubuhku, tempatku, jiwaku. Tenpatku menjadi tembok, tubuhku tak ia ganti, jiwaku tak bisa memberi lebih atas nafas yang akan ia hirup. Aku mati dia pun mati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indahmu Adalah Sajak Tiada Matinya

Pertikaian Batin

DETIK SANDYKALA