Politik Uang Dalam Pesta Demokrasi "PILKADA 2024"
Politik Uang Dalam Pesta Demokrasi "PILKADA 2024"
Pesta Demokrasi adalah algomerasi masyarakat dalam menentukan pilihannya terhadap calon pemimpin baik legislatif maupun eksekutif selama lima tahun kedepan.
Dalam hal ini pilkada adalah jalan untuk menentukan pemimpin terbaik di daerah selama lima tahun kedepan. Perlu kita ketahui, bahwa pemimpin di daerah adalah titik central terhadap pembanguan dan juga kesejahtraan terhadap masyarakat, pemimpin di daerah memiliki peran yang sangat penting terhadap perkembangan dan kemajuan.
Namun dalam hal ini masih banyak penyimpangan - penyimpangan yang terjadi dialam setiap gelaran pesta demokrasi, yang kemudian diadopsi dan dianggap lumrah bagi sebagian masyarakat.
Money politic (Politik Uang), atau masyarakat sering menyebutnya sebagai "serangan fajar" adalah salah satu tindakan menyimpang dalam penyelenggaraan pesta demokrasi. Dimana terjadi transaki antara pelaku politik dan juga pemilih untuk mendapatkan banyak suara dengan menggunakan uang.
Kegiatan tersebut tidak lepas dari para pelaku politik "calon" yang menginginkan cara instan dalam memenangkan pemilihan sehingga Politik uang menjadi kebiasaan dalam setiap gelaran pemilu yang akan dilaksanakan.
(Kebudayaan)
Politik uang dalam pemilu merupakan fenomena yang marak terjadi dalam demokrasi prosedural di Indonesia, terutama sejak pemilihan langsung tahun 2004, Sehingga hal tersebut menjadi kebiasaan buruk yang hadir ditengah - tengah masyarakat. Jika terjadi scara terus menerus politik uang ini akan menjadi produk kebudayaan yang akan diadopsi dalam setiap gelaran pemilu yang dilaksanakan. Sehingga kuantitas partisipasi masyarakat dalam pemilihan akan di sesuaikan dengan jumlah amplop yang digelontorkan.
(Pendidikan)
Salah satu faktor penyebab maraknya politik uang dalam pesta demokrasi di indonesia adalah sumber daya manusianya yang kurang, sehingga menjadikan uang sebagai indikator dalam menentukan pilihan. Selain itu SDM yang kurang jugs mudah untuk dipengaruhi oleh pelaku politik yang menginginkan kemenangan dengan cara instan. Hal tersebut dapat menjadi kemorosatan moral dalam pesta demokrasi di indonesia.
Melihat dari pernyataan diatas, politik uang sangat mempengaruhi kualitas dalam pesta demokrasi di indonesia, sehingga dalam hal ini perlu adanya kesadaran dari berbagai pihak. Selain itu, pentingnya sosialisasi, edukasi dan pendidikan politik kepada masyarakat. Terutama dilakukan oleh pelaku politik (Partai Politik/Perorangan).
26/11/2024 19:40WIB
Oleh : ILA ROBI
Komentar
Posting Komentar