Memaknai nilai kesundaan sebagai ajaran Luhur

 

Oleh : Ila Robi

Memaknai nilai kesundaan sebagai ajaran Luhur

Berbicara mengenai "Sunda" bukan hanya soal suku, letak wilayah dan budaya. Tetapi sebuah ajaran bagaimana memaknai hidup dalam bersosial, maupun agama dengan memegang teguh nilai-nilai luhur sebagai patokan dalam hidup. Nilai-nilai ini terkandung di dalam sebuah ajaran yang di sebut dengan tri tangtu sunda di buana, yaitu sebuah ketentuan-ketentuan yang telah di tetapkan dan harus di jalankan bagi bangsa sunda, tiga ketentuan itu terdiri dari (Rama, Resi, Ratu). Tiga ketentuan ini pula saling berkesinambungan satu sama lain sehingga akan menjadi satu kesatuan. Misalnya saja dalam diri seorang manusia ada yang namnyanya raga, ingsuna (tuhan yang memberikan ruh) dan rasa. Sehingga rasa, raga dan ingsuna akan menjadi kesatuan untuk berpegang teguh pada jalan hidup yang telah di tetapkan. Ataupun nilai tri tangtu di dalam tatanan kenegaraan yaitu : keramaan, karesian dan karatuan. Keramaan bisa di sebut nilai yang di terapkan (filosopi/aturan-aturan) Karesian bisa disebut seorang guru yang mengajarkan nilai-nilai tersebut dan karatuan sebagai raja/pimpinan.


Sebagian besar menanggap bahwa sunda adalah daratan yang terletak di bagian barat pulau jawa, namun terlepas dari itu sunda adalah sebuah ajara tentang kesemestaan dan pemahaman akan hidup.


"Referensi tulisan ini dari berbagai sumber terutama cacahan"

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indahmu Adalah Sajak Tiada Matinya

Pertikaian Batin

DETIK SANDYKALA